PPID Utama 04 Mei 2026 11:43 WIB di Baca 161 Kali
Bangkinang Kota – Bupati Kampar bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pelajar.
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memajukan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berjudul “Menyalakan Cahaya Ilmu, Menguatkan Karakter Generasi Bangsa”.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang jasa besar Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan nasional. Filosofi pendidikan beliau, “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”, menjadi pedoman dalam membangun sistem pendidikan yang berkarakter.
Bupati juga menegaskan bahwa tantangan pendidikan di era modern semakin kompleks, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Oleh karena itu, pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, sikap, dan tanggung jawab generasi muda.
“Kalian adalah generasi masa depan bangsa. Gunakan kesempatan belajar sebaik-baiknya, jangan pernah lelah untuk belajar, karena keberhasilan membutuhkan proses, kerja keras, dan ketekunan,” demikian pesan yang disampaikan kepada para pelajar.
Selain itu, peran guru juga mendapat perhatian khusus dalam amanat tersebut. Guru disebut sebagai sosok mulia yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pembimbing dan teladan bagi peserta didik.
Melalui peringatan Hardiknas 2025 ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam membangun pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berakhlak mulia, berdaya saing, serta memiliki rasa cinta tanah air.
Upacara ditutup dengan ajakan untuk bersama-sama menyalakan cahaya ilmu sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik.(Diskomimfo Kampar / CK)
Super Admin 18 Juli 2018 08:50 WIB di Baca 1323Kali
Super Admin 13 September 2018 09:14 WIB di Baca 736Kali
Super Admin 14 September 2018 09:16 WIB di Baca 957Kali
Super Admin 19 September 2018 07:59 WIB di Baca 942Kali