PPID Utama 30 Juli 2026 11:59 WIB di Baca 60 Kali
Bangkinang Kota – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) XV Tahun 2026 di Jakarta pada 24–26 Juli 2026. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diwakili oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Dr. Rini Widyantini, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Ketua PWRI Kabupaten Kampar, Nurbit, S.IP., M.H., menyampaikan rasa syukur atas keikutsertaan PWRI Kabupaten Kampar dalam forum nasional tersebut. Menurutnya, delegasi Kampar tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga memberikan berbagai masukan dan pandangan strategis terhadap arah kebijakan serta program kerja PWRI ke depan.
Hal tersebut disampaikan Nurbit saat tiba kembali di Bangkinang, Selasa (28/7), didampingi Sekretaris PWRI Kabupaten Kampar H. Usman Chaeruddin, S.Sos., beserta jajaran pengurus lainnya.
"Alhamdulillah, PWRI Kabupaten Kampar dapat berpartisipasi aktif dalam Munas XV PWRI. Kami hadir bersama pengurus dan turut menyampaikan berbagai usulan yang diharapkan dapat menjadi perhatian organisasi demi meningkatkan kesejahteraan para pensiunan di Indonesia," ujar Nurbit.
Ia menjelaskan, Munas XV dihadiri oleh pengurus PWRI tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, Ketua PWRI Riau H. Saleh Djasit dan PWRI Kabupaten Kampar mengirimkan lima orang delegasi, yaitu H. Usman Chaeruddin, S.Sos., H. Gafar, SKM, H. Kholid, M.Pd., Drs. H. Arman Noer, dan H. Syamsul Bahri.
Dalam Munas tersebut juga telah terpilih Burhanuddin Abdullah, mantan Gubernur Bank Indonesia, sebagai Ketua Umum PWRI periode selanjutnya. Selain itu, Munas menghasilkan berbagai keputusan strategis yang akan menjadi pedoman organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan para pensiunan sekaligus memperkuat peran PWRI dalam pembangunan nasional.
Nurbit menegaskan, PWRI Kabupaten Kampar siap mendukung seluruh program PWRI Pusat serta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam berbagai program pembangunan yang melibatkan para purnabakti.
"PWRI memiliki sumber daya manusia yang sangat berpengalaman. Kami siap memberikan kontribusi pemikiran, pengalaman, dan pengabdian untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Kampar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki para anggota," tegasnya.
Ia menambahkan, Munas XV menjadi momentum penting karena semakin memperkuat legitimasi PWRI sebagai organisasi para pensiunan yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah.
Sementara itu, Menteri PAN-RB Dr. Rini Widyantini dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung berbagai program PWRI demi meningkatkan kesejahteraan para pensiunan di seluruh Indonesia.
"Pemerintah berharap para pensiunan tetap berkontribusi dalam pembangunan sesuai dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki. Di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat, pengalaman para purnabakti merupakan modal berharga untuk bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju dan mampu bersaing di tingkat global," ujarnya.
Ketua Panitia Munas XV PWRI, Dr. Setyanto, juga menyampaikan bahwa kehadiran Menteri PAN-RB yang mewakili Presiden RI menjadi bukti nyata pengakuan dan dukungan pemerintah terhadap eksistensi PWRI.
"Kehadiran Ibu Menteri PAN-RB memberikan legitimasi yang semakin kuat bagi PWRI. Kami juga menyampaikan salam hormat kepada Presiden Republik Indonesia serta mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan amanah membangun bangsa dan negara," ungkap Setyanto.
Di sisi lain, Sekretaris PWRI Kabupaten Kampar, H. Usman Chaeruddin, S.Sos., mengungkapkan bahwa pihaknya menyampaikan sejumlah usulan tertulis dalam Munas, di antaranya penyesuaian kenaikan gaji pensiun pokok secara berkala setiap tahun, bantuan modal usaha produktif bagi pensiunan kurang mampu, pemberian keringanan atau pembebasan beberapa jenis pajak bagi pensiunan, serta peningkatan pelayanan perbankan melalui perluasan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Kabupaten Kampar beserta penyediaan fasilitas ATM.
Usman menambahkan, usulan tersebut telah dikoordinasikan langsung dengan Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Fanji Irawan.
Selain itu, PWRI Kabupaten Kampar juga mengusulkan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) agar pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah menyelesaikan masa kontraknya dapat menjadi anggota PWRI.
"Kami juga menyerahkan berbagai usulan lainnya secara langsung kepada Dewan Pembina dan Panitia Munas XV PWRI. Harapannya, seluruh aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan organisasi ke depan demi meningkatkan kesejahteraan para pensiunan," tutup Usman.(Diakominfo Kampar /Pdy)
Super Admin 26 Juli 2018 07:56 WIB di Baca 1002Kali
Super Admin 10 September 2018 08:31 WIB di Baca 1088Kali
Super Admin 28 Maret 2019 09:53 WIB di Baca 446Kali
PPID Utama 09 Desember 2021 09:27 WIB di Baca 642Kali