Website Resmi PPID Kabupaten Kampar
Phone: 0762-3240395
Email: ppid@kamparkab.go.id
Kehadiran Bunda PAUD Disambut Meriah bercampur Haru oleh Anak-Anak PAUD

Kehadiran Bunda PAUD Disambut Meriah bercampur Haru oleh Anak-Anak PAUD

PPID Utama    09 Agustus 2026 11:01 WIB   di Baca 17 Kali

KAMPAR KIRI HULU — Suasana haru dan penuh keceriaan mewarnai kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani, bersama rombongan ke Desa Muara Bio yang menjadi lokasi awal kunjungan Bunda Paud Kampar di Desa-desa di Bantaran Sungai Subayang, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (8/8/2026) kunjungan Bunda Paud meliputi Desa Tanjung Beringin, Gajah Betalut dan Desa Terusan untuk menemui anak-anak usia Dini. 

Kehadiran Bunda PAUD Kampar di tengah anak-anak PAUD disambut meriah. Senyum dan keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang telah menanti kedatangan rombongan. 

Sambutan sederhana tersebut justru menghadirkan suasana yang begitu hangat dan menyentuh, terlebih kunjungan dilakukan ke wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses pendidikan yang tidak mudah.

Untuk sampai ke sejumlah desa di wilayah 3T tersebut, rombongan harus menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat, menyusuri sungai menggunakan sampan atau piyau, bahkan dilanjutkan dengan berjalan kaki. 

Namun, seluruh tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat Bunda PAUD Kampar untuk melihat langsung kondisi pendidikan anak usia dini di pelosok Kampar.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Bunda PAUD bersama Forum PAUD Kabupaten Kampar dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan sosialisasi Peraturan Bupati tentang Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), sekaligus penyerahan perlengkapan sekolah dan Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD.

Camat Kampar Kiri Hulu, Bustamar, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap masyarakat, khususnya anak-anak usia dini yang berada di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran Bunda PAUD Kampar secara langsung merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap pendidikan anak-anak di daerah yang memiliki keterbatasan akses.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Kampar. Ini merupakan perhatian yang luar biasa bagi masyarakat kami, khususnya anak-anak PAUD. Walaupun akses menuju desa-desa ini tidak mudah, pemerintah tetap hadir dan melihat langsung kondisi masyarakat,” ujar Bustamar.

Ia berharap perhatian tersebut dapat terus berlanjut sehingga pelayanan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Kampar Kiri Hulu semakin baik dan mampu menjangkau seluruh anak.

Sementara itu, Kepala Desa Muara Bio, Hardiyus, menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Kampar ke desanya.

Menurut Hardiyus, kedatangan Bunda PAUD bukan hanya membawa bantuan perlengkapan pendidikan, tetapi juga membawa semangat dan motivasi bagi para guru serta anak-anak PAUD di Desa Muara Bio.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bunda PAUD Kabupaten Kampar yang datang langsung ke desa kami. Bagi kami, ini sangat berarti. Anak-anak merasa diperhatikan dan para guru juga semakin bersemangat untuk memberikan pendidikan terbaik,” ungkap Ardiyus.

Ia berharap perhatian terhadap pendidikan anak usia dini di wilayah pedalaman dapat terus ditingkatkan, karena pendidikan merupakan modal utama untuk mempersiapkan generasi penerus desa.

Suasana semakin mengharukan ketika Bunda PAUD Desi, yang selama ini mengoordinir Bunda PAUD Keliling, menyampaikan kesannya setelah melihat langsung kondisi anak-anak PAUD di wilayah 3T.

Dengan mata berkaca-kaca, Desi mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga melihat semangat anak-anak dan para guru PAUD yang tetap memberikan pelayanan pendidikan meskipun berada jauh dari pusat perkotaan.

“Kami terharu melihat anak-anak di sini. Mereka memiliki semangat belajar yang luar biasa. Kondisi geografis bukan alasan bagi kita untuk membiarkan mereka tertinggal. Mereka adalah anak-anak kita, mereka adalah bagian dari masa depan Kabupaten Kampar,” ujarnya dengan suara penuh haru.

Ia mengatakan, pengalaman mengunjungi langsung wilayah 3T semakin memperkuat tekad Bunda PAUD Keliling untuk terus hadir memberikan pendampingan dan dukungan kepada para guru serta anak-anak PAUD.

Menurutnya, perjuangan para guru PAUD di daerah terpencil patut mendapatkan apresiasi. Mereka tetap mengajar dengan keterbatasan yang ada demi memastikan anak-anak memperoleh kesempatan belajar.

“Kita melihat sendiri bagaimana perjuangan guru-guru PAUD di sini. Mereka luar biasa. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan semangat kepada mereka dan anak-anak. Jangan sampai ada anak yang merasa bahwa karena tinggal jauh, mereka tidak mendapatkan perhatian,” tambah Desi.

Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani, menegaskan bahwa kunjungan ke wilayah 3T merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini.

“Ini bentuk perhatian dan kepedulian kita terhadap pembangunan pondasi sumber daya manusia Kabupaten Kampar yang dimulai dari prasekolah dasar,” ujar Tengku Nurheryani.

Ia menambahkan, pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam membentuk karakter, kemampuan dan kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar.

“Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen kita dalam melaksanakan amanah dan undang-undang pendidikan prasekolah dasar,” tambahnya.
Tengku Nurheryani menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya hadir di wilayah yang mudah dijangkau. Justru di daerah yang memiliki tantangan akses, kehadiran pemerintah harus semakin kuat.

“Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kondisi geografis. Semua anak Kabupaten Kampar memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan meraih masa depan,” tegasnya.

Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan perlengkapan sekolah dan APE PAUD. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar yang lebih menyenangkan sekaligus membantu para guru dalam mengembangkan potensi anak melalui kegiatan bermain dan belajar.

Kehadiran Bunda PAUD Kampar di Desa Muara Bio, Gajah Bertalut, Terusan, serta penyerahan bantuan secara simbolis untuk Desa Subayang Jaya dan Pangkalan Serai menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dari pelosok Kampar Kiri Hulu, senyum anak-anak PAUD hari itu menjadi pesan sederhana namun kuat: sejauh apa pun jaraknya, setinggi apa pun tantangannya, masa depan anak-anak Kampar tetap menjadi tanggung jawab bersama.
(Diskominfo Kampar/Pdy)


Artikel Lainnya